<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Resensi Film dan Buku</title>
	<atom:link href="http://resensiku.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://resensiku.com</link>
	<description>Dari Sudut Pandang Orang Awam :)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2010 11:29:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>The Karate Kid</title>
		<link>http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 11:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[jackie chan]]></category>
		<category><![CDATA[jaden smith]]></category>
		<category><![CDATA[taraji henson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Dre Parker (Jaden Smith) adalah seorang anak berumur 12 tahun yang tinggal di Detroit. Suatu hari ibunya, Sherry (Taraji Henson), dipindahkan ke Cina, sehingga Dre harus mengikutinya pindah ke Cina. Meski pada awalnya membenci negara tersebut dan ingin segera kembali ke Amerika, Dre mulai sedikit berubah ketika berkenalan dengan seorang gadis yang bernama Mei [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_25" class="wp-caption alignnone" style="width: 348px"><a href="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2010/06/the_karate_kid_poster.jpg" rel="shadowbox[post-24];player=img;"><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2010/06/the_karate_kid_poster.jpg" alt="Poster The Karate Kid" title="Poster The Karate Kid" width="338" height="500" class="size-full wp-image-25" /></a><p class="wp-caption-text">Poster The Karate Kid</p></div>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Dre Parker (Jaden Smith) adalah seorang anak berumur 12 tahun yang tinggal di Detroit. Suatu hari ibunya, Sherry (Taraji Henson), dipindahkan ke Cina, sehingga Dre harus mengikutinya pindah ke Cina. Meski pada awalnya membenci negara tersebut dan ingin segera kembali ke Amerika, Dre mulai sedikit berubah ketika berkenalan dengan seorang gadis yang bernama Mei Ying (Wenwen Han). Keakraban keduanya membuat Cheng (Zhenwei Wang), teman Mei, tidak terima. Dengan menggunakan ilmu kungfu yang dimilikinya, dengan mudah ia mengalahkan Dre.</p>
<p><span id="more-24"></span>Dre terus dikerjai oleh Cheng hingga suatu ketika Mr Han (Jackie Chan), yang bekerja sebagai petugas pemelihara kebersihan di apartemen tempat Dre dan ibunya tinggal, menolongnya. Mengetahui bahwa Mr Han menguasai kung fu, Dre pun meminta Mr Han untuk mengajarkan kung fu kepadanya. Meski pada akhirnya menolak, pada akhirnya Mr Han mau melakukannya, dengan syarat, Dre mengikuti pertandingan kung fu tingkat nasional yang akan diselenggarakan beberapa bulan kemudian, melawan Cheng dan kawan-kawannya. </p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>The Karate Kid adalah remake dari film lawas dengan judul yang sama yang dibuat pada tahun 1984 silam. Dan syukurlah, tidak seperti kebanyakan film remake yang jadinya justru lebih parah, yang satu ini boleh dikata LUAR BIASA! </p>
<p>Dari sisi plot cerita, meski ada sedikit perbedaan latar belakang, namun secara garis besar sama. Cara Mr Han mengajarkan kung fu kepada Dre dengan menggunakan gerakan umum yang bisa dilakukan sehari-hari juga mirip dengan cara Mr. Miyagi 26 tahun lalu. Dan sudah jelas, adanya turnamen di sesi akhir film juga sama dengan versi aslinya. Yang harus diacungi jempol adalah bagaimana sang sutradara, Harald Zwart, berhasil menampilkan keindahan negeri Cina TANPA harus berkutat pada tembok Cina. Juga pemilihan karakter Mei Ying yang, meski tidak cantik, namun mengentalkan nuansa negeri Cina dalam The Karate Kid.</p>
<p>Dari sisi pemain, Will Smith dan Jada Pinkett Smith sudah jelas bangga melahirkan Jaden Smith. Dengan wajah dan kelakuan yang Will Smith banget, Jaden jelas menunjukkan bakat alaminya sebagai aktor. Bahkan untuk bermain di film ini, ia tidak sungkan untuk belajar kung fu terlebih dahulu selama berbulan-bulan dan melakoni sendiri SEMUA adegan di film tersebut tanpa menggunakan pemeran pengganti. Untuk Jackie Chan rasanya tidak perlu diragukan lagi. Setelah beberapa film terakhirnya yang kualitasnya agak di bawah rata-rata, akhirnya si Drunken Master ini bisa menunjukkan lagi kebolehannya. Peran Taraji Henson sebagai ibu Dre juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski tidak terlalu sering eksis, namun si nominator Oscar ini mampu membuat film The Karate Kid lebih hidup.</p>
<p>Secara keseluruhan, hanya satu yang bisa kami katakan &#8212; TONTON THE KARATE KID!</p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="560" height="340"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/XY8amUImEu0&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/XY8amUImEu0&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"></embed></object></p>
<p><object width="560" height="340"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2SmmxvHLsKk&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/2SmmxvHLsKk&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"></embed></object></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain karate kid">pemain karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="resensi film karate kid">resensi film karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemeran karate kid">pemeran karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="resensi film the karate kid">resensi film the karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain the karate kid">pemain the karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain film karate kid">pemain film karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain karate kid mei ying">pemain karate kid mei ying</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="mei ying karate kid">mei ying karate kid</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain karate kids">pemain karate kids</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html" title="pemain dalam karate kid">pemain dalam karate kid</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.912 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/the-karate-kid.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leverage Season 2</title>
		<link>http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 17:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serial TV]]></category>
		<category><![CDATA[aldis hodge]]></category>
		<category><![CDATA[beth riesgraf]]></category>
		<category><![CDATA[christian kane]]></category>
		<category><![CDATA[gina bellman]]></category>
		<category><![CDATA[leverage]]></category>
		<category><![CDATA[season 2]]></category>
		<category><![CDATA[timothy hutton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Leverage adalah serial TV mengenai lima orang dengan latar belakang berbeda yang bersatu demi membela keadilan. Seperti layaknya Robin Hood, mereka membela kaum yang lemah dan berusaha untuk mengembalikan hak-hak mereka yang dirampas oleh kaum elit. Dari kelima orang tersebut, empat orang di antaranya adalah penjahat dengan skill yang mumpuni. Mulai dari hacker (Alec [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2010/04/leverage_.jpg" rel="shadowbox[post-19];player=img;"><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2010/04/leverage_.jpg" alt="" title="leverage_" width="500" height="375" class="alignnone size-full wp-image-20" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Leverage adalah serial TV mengenai lima orang dengan latar belakang berbeda yang bersatu demi membela keadilan. Seperti layaknya Robin Hood, mereka membela kaum yang lemah dan berusaha untuk mengembalikan hak-hak mereka yang dirampas oleh kaum elit. Dari kelima orang tersebut, empat orang di antaranya adalah penjahat dengan skill yang mumpuni. Mulai dari hacker (Alec Hardison, diperankan oleh Aldis Hodge), pencuri (Parker, diperankan oleh Beth Riesgraf), tentara bayaran / bodyguard (Eliot Spencer, diperankan oleh Christian Kane), dan grifter (Sophie Devereaux, diperankan oleh Gina Bellman). Yang menyatukan mereka, sekaligus otak atau mastermind dari rencana-rencana yang mereka buat, adalah Nathan Ford (diperankan oleh Timothy Hutton), mantan penyidik perusahaan asuransi.</p>
<p><span id="more-19"></span>Perubahan utama pada Season 2 adalah markas utama tim Leverage dari yang sebelumnya di L.A (namun sudah diledakkan di akhir Season 1) ke apartemen Nathan di Boston. Selain itu, lebih sering terjadi pertukaran peran dalam tim serta kejadian-kejadian tak terduga yang membuat rencana mereka harus disusun ulang.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Di luar ending yang mengambang (berbeda dengan ending Season 1 yang lebih &#8216;pasti&#8217;), saya cukup menikmati episode demi episode Leverage Season 2 ini. Tingkat kesulitan tugas-tugas yang dihadapi mereka memang tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, namun di season ini lebih sering terjadi hal-hal di luar dugaan. Seperti rencana yang tiba-tiba terbongkar di tengah jalan, target operasi yang ternyata tidak bersalah, dan sebagainya. Aksi-aksi di luar rencana awal itu lah yang membuat serial ini jadi jauh lebih menarik dari season pertama lalu.</p>
<p>Minimnya pengembangan karakter pada Leverage Season 1 juga dijawab pada Season 2 dengan fokus yang lebih fair pada masing-masing anggota tim Leverage. Parker yang berusaha untuk berinteraksi secara sosial, Eliot yang instingnya seringkali menyelamatkan rencana, Hardisson yang lebih banyak berperan dalam kesuksesan rencana dan tidak lagi sekedar <em>man behind the computer</em>, serta Sophie yang bahkan sempat mengambil alih tugas Nathan sepenuhnya.</p>
<p>Untuk <em>season finale</em>, saya yakin Anda yang menontonnya akan cukup puas karena jarang-jarang dapat menyaksikan tim Leverage berada di ujung tanduk <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Di episode akhir, Nathan mengambil keputusan dramatis dan menutup season kedua dengan meninggalkan rasa penasaran. Yah setidaknya rasa penasaran tersebut tidak akan berlangsung terlalu lama karena pada bulan Juni mendatang, syuting Leverage Season 3 sudah dimulai. Semoga aja gak terlalu lama bikinnya, sudah gak sabar soalnya, hehehe.</p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="480" height="385"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/kqqrhFfJlXc&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/kqqrhFfJlXc&#038;hl=en_US&#038;fs=1&#038;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"></embed></object></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html" title="LEVERAGE">LEVERAGE</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html" title="leverage season 2">leverage season 2</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html" title="leverage season 2 finale">leverage season 2 finale</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html" title="Sinopsis leverage">Sinopsis leverage</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html" title="sinopsis serial leverage">sinopsis serial leverage</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.036 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/serial-tv/leverage-season-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>To Bee Or Not To Bee</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 03:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis To Bee or Not To Bee, karangan John Penberthy, menceritakan tentang perjalanan spiritial seekor lebah bernama Buzz dalam pencariannya akan Tuhan. Buzz yang jenuh dengan rutinitas kegiatan sehari-hari &#8212; mengumpulkan madu, memperbaiki dan melindungi sarang &#8212; mulai mempertanyakan arti kehidupan yang ia jalani dan eksistensi serta pengaruh Tuhan terhadap dirinya. Dalam pencariannya, ia kemudian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2009/10/to_bee_or_not_to_bee.jpg" alt="To Bee Or Not To Bee" title="To Bee Or Not To Bee" width="300" height="320" class="alignnone size-full wp-image-17" /></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p><strong>To Bee or Not To Bee</strong>, karangan John Penberthy, menceritakan tentang perjalanan spiritial seekor lebah bernama Buzz dalam pencariannya akan Tuhan. Buzz yang jenuh dengan rutinitas kegiatan sehari-hari &#8212; mengumpulkan madu, memperbaiki dan melindungi sarang &#8212; mulai mempertanyakan arti kehidupan yang ia jalani dan eksistensi serta pengaruh Tuhan terhadap dirinya. Dalam pencariannya, ia kemudian berkenalan dengan Bert, seekor lebah tua yang bijak. Meskipun tidak secara gamblang, Bert banyak Buzz dalam menemukan jawaban atas segala pertanyaan spiritual yang ada di pikiran Buzz. Hingga pada akhirnya, Buzz mampu memahami dengan jernih apa arti kehidupan dan keberadaan Tuhan yang selama ini ia cari.</p>
<p><span id="more-16"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Memang pantas bahwa buku ini telah diterjemahkan dalam 13 bahasa. Isinya benar-benar dalam dan menyentuh. Penberthy dengan jeniusnya mampu &#8216;menterjemahkan&#8217; kehidupan dan keinginan seorang individu manusia ke dalam kehidupan seekor lebah dan koloninya, membuat kita merasa mereka tidak ada bedanya dengan kita. Apalagi ditambah dengan ilustrasi menawan dari Laurie Barrows yang mampu menambah pendalaman tentang isi buku.</p>
<p>Banyak kalimat-kalimat filosofis yang saya rasa dapat membuat siapa saja yang membacanya meluangkan waktu sejenak untuk merenung dan memahami artinya.</p>
<blockquote><p>Adalah sempurna untuk berpikir bahwa kehidupan itu tidak sempurna.</p></blockquote>
<blockquote><p>Pikiran adalah pelayan yang hebat, tapi merupakan majikan yang payah.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kebahagiaan tidak dapat dikejar, melainkan harus mengikuti.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kehidupan adalah sebuah perjalanan dari aku menjadi kita.</p></blockquote>
<p>Pada awalnya, saya mengira buku ini adalah tentang orang &#8216;kaya&#8217; yang sudah bosan menumpuk kekayaan dan berharap mencari kedamaian spiritual. Ternyata saya salah. Buku ini justru mengenai orang &#8216;biasa&#8217; yang jenuh bekerja siang malam untuk mencari nafkah dan menjalani hidupnya, yang kemudian mencoba mencari jawaban dengan melakukan pemikiran dan perjalanan spiritual. <strong>Dan pada akhirnya, perlu disadari bahwa keadaan kita saat ini dan apa yang kita lakukan saat ini, seberapa pun membosankannya, adalah sebuah karunia besar dari Tuhan yang patut kita syukuri.</strong></p>
<p>Info resmi mengenai buku To Bee or Not To Bee dapat dibaca di http://www.tobeebook.com/.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html" title="bee or not to bee">bee or not to bee</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html" title="Buku To Be or Not to Bee - oleh John Penberthy )">Buku To Be or Not to Bee - oleh John Penberthy )</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html" title="buku to bee or not to bee">buku to bee or not to bee</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html" title="To Bee or Not to Bee karangan John Penberthy">To Bee or Not to Bee karangan John Penberthy</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.941 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Best Skilled Surgeon</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 10:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komik / Manga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Jika Anda suka dengan manga God Hand Teru, manga The Best Skilled Surgeon mungkin bisa jadi alternatif. Dibuat oleh Takashi Hashiguchi, man behind the famous manga Yakitate! Japan, manga yang berjudul asli Saijo no Meii ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Mikoto Saijou yang bercita-cita untuk menjadi dokter bedah anak terhebat di Jepang. Keinginan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2009/09/Saijounomeii.png" alt="The Best Skilled Surgeon" title="The Best Skilled Surgeon" width="200" height="204" class="alignnone size-full wp-image-13" /></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Jika Anda suka dengan manga God Hand Teru, manga <strong>The Best Skilled Surgeon</strong> mungkin bisa jadi alternatif. Dibuat oleh Takashi Hashiguchi, man behind the famous manga Yakitate! Japan, manga yang berjudul asli Saijo no Meii ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Mikoto Saijou yang bercita-cita untuk menjadi dokter bedah anak terhebat di Jepang. Keinginan kuatnya ini didasari atas pengalamannya saat kecil, dimana ia harus mengalami operasi bedah jantung yang cukup sulit. Operasi tersebut bisa berjalan dengan sukses berkat kerja keras Mamoru Shindo, dokter bedah kardio-vaskular anak. Shindo pun menjadi salah satu panutan dan idola bagi Mikoto dalam mewujudkan cita-citanya.</p>
<p><span id="more-12"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Ada beberapa perbedaan antara The Best Skilled Surgeon dan God Hand Teru. Dari sisi tokoh utama, Mikoto adalah orang yang jahil dan agak bandel, berbeda dengan Teru yang ceroboh. Sedang dari sisi topik cerita, karena tokoh utamanya adalah seorang dokter bedah anak, sudah pasti penyakit-penyakit yang diangkat berfokus pada penyakit-penyakit yang diderita oleh anak-anak saja. Berbeda dengan God Hand Teru yang penyakitnya lebih umum.</p>
<p>Saya memang belum bisa bercerita banyak berhubung Elex Media Komputindo baru menerbitkan jilid pertamanya saja, namun, impresi pertama saya terhadap komik ini cukup baik. Semoga saja nanti perkembangan alur ceritanya menjadi makin menarik dan tidak terkesan dibelit-belitkan.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="the best skilled surgeon">the best skilled surgeon</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="komik the best skilled surgeon">komik the best skilled surgeon</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="best skilled surgeon">best skilled surgeon</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="cache:M0j10w_zPMUJ:resensiku com/ RESENSI BUKU">cache:M0j10w_zPMUJ:resensiku com/ RESENSI BUKU</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="komik best skilled surgeon elexmedia terbaru">komik best skilled surgeon elexmedia terbaru</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html" title="The best skilled surgeon komik">The best skilled surgeon komik</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.476 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Butterfly</title>
		<link>http://resensiku.com/film/butterfly.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/butterfly.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[andhika pratama]]></category>
		<category><![CDATA[butterfly]]></category>
		<category><![CDATA[debby kristi]]></category>
		<category><![CDATA[poppy sovia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/butterfly.html</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Butterfly berkisah tentang tiga orang sahabat, Vano (Andhika Pratama), Tia (Poppy Sovia), dan Desi (Debby Kristi). Karena dari awal sudah cukup dekat dengan Tia, lama-kelamaan timbul sikap protektif dari diri Desi terhadap Tia. Tia sendiri jatuh cinta pada Vano, namun Vano justru menunjukkan ketertarikan pada Desi. Dengan alasan untuk menjaga persahabatan mereka, Desi meminta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/565c-butterfly.jpg" rel="shadowbox[post-9];player=img;" title="Butterfly" target="_blank"><img class="doBorder" alt="Butterfly Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/565c-butterfly.jpg" width="237" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Butterfly berkisah tentang tiga orang sahabat, Vano (Andhika Pratama), Tia (Poppy Sovia), dan Desi (Debby Kristi). Karena dari awal sudah cukup dekat dengan Tia, lama-kelamaan timbul sikap protektif dari diri Desi terhadap Tia. Tia sendiri jatuh cinta pada Vano, namun Vano justru menunjukkan ketertarikan pada Desi. Dengan alasan untuk menjaga persahabatan mereka, Desi meminta Tia untuk berjanji agar mereka bertiga tetap menjadi sahabat tanpa adanya unsur-unsur cinta.</p>
<p>Cerita mulai berkembang pada saat Desi menginginkan mereka mengadakan perjalanan keliling Jawa sebagai perayaan ulang tahunnya yang ke-20. Dan di dalam perjalanan tersebut, sedikit demi sedikit mulai terbuka kenyataan yang selama ini tersembunyi.</p>
<p><span id="more-9"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Saya mungkin jarang menonton film Indonesia bertema seperti ini, tapi dari semua yang pernah saya tonton, &#8220;Butterfly&#8221; adalah salah satu yang terbaik dari sisi cerita. Meskipun menggunakan alur cerita <em>flashback</em>, kisah dalam &#8220;Butterfly&#8221; tetap dapat diikuti dengan runut. Tidak seperti kebanyakan film lokal yang penuturan ceritanya sepertinya kelinci berjalan alias melompat-lompat.</p>
<p>Kekurangan dari film ini hanya satu. Rahasia Desi seharusnya sudah dapat dimengerti atau dirasakan oleh Tia sejak dulu, secara mereka bersahabat dekat. Namun kenyataannya tidak. Dan ini lah yang membuat alur cerita tampak sedikit janggal. Padahal untuk sebuah film lokal, &#8220;Butterfly&#8221; menawarkan ending yang cukup &#8216;berani&#8217;. Sayangnya, gara-gara kejanggalan tersebut, <em>surprise</em> yang seharusnya diberikan oleh ending tersebut menjadi sedikit berkurang efek kejutnya.</p>
<p>Satu hal lagi. Akting para pemain, kecuali Andhika Pratama, cukup baik dan total. Untuk Andhika sendiri entah kenapa terasa sedikit kurang alami.</p>
<p>Akhir kata, mumpung masih tayang, tonton deh film ini. <em>Recommended</em> <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="resensi film terbaru">resensi film terbaru</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="film butterfly">film butterfly</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="referensi film terbaru">referensi film terbaru</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="cerita film butterfly">cerita film butterfly</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="resensi film barat terbaru">resensi film barat terbaru</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="referensi film indonesia">referensi film indonesia</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="PEMAIN FILM BUTTERFLY">PEMAIN FILM BUTTERFLY</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="resume film barat">resume film barat</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="resensi film terkini">resensi film terkini</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/butterfly.html" title="film the butterfly">film the butterfly</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.115 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/butterfly.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Good Luck Chuck</title>
		<link>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 05:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[dane cook]]></category>
		<category><![CDATA[good luck chuck]]></category>
		<category><![CDATA[jessica alba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Charlie Logan (Dane Cook) adalah seorang dokter gigi ternama dan sangat populer di kalangan wanita. Pasalnya, ia memiliki &#8220;kemampuan&#8221; ajaib: setiap wanita yang berhubungan sex dengannya pasti akan segera menemukan cinta sejati. &#8220;Kemampuan&#8221; ini berasal dari kutukan teman wanitanya waktu SD dulu. Pada awalnya, Charlie menikmati segala sesuatunya. Bayangkan, wanita-wanita cantik semua antri untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/35a8-good_luck_chuck.jpg" rel="shadowbox[post-8];player=img;" title="Good Luck Chuck" target="_blank"><img alt="Good Luck Chuck Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/35a8-good_luck_chuck.jpg" width="236" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Charlie Logan (Dane Cook) adalah seorang dokter gigi ternama dan sangat populer di kalangan wanita. Pasalnya, ia memiliki &#8220;kemampuan&#8221; ajaib: setiap wanita yang berhubungan sex dengannya pasti akan segera menemukan cinta sejati. &#8220;Kemampuan&#8221; ini berasal dari kutukan teman wanitanya waktu SD dulu.</p>
<p><span id="more-8"></span>Pada awalnya, Charlie menikmati segala sesuatunya. Bayangkan, wanita-wanita cantik semua antri untuk <em>making love</em> dengannya. Namun masalah mulai datang ketika ia jatuh cinta pada Cam (Jessica Alba), seorang wanita ceroboh yang bekerja di sebuah penangkaran pinguin. Apabila mereka berhubungan, ada kemungkinan Cam akan bertemu dengan cowok lain, sedang untuk tidak berhubungan pun susah karena keduanya sama-sama <del datetime="2007-12-09T05:25:44+00:00">nafsu</del> saling cinta.</p>
<p>Bagaimanakah akhir hubungan Charlie dan Cam? Dapatkah Charlie menghilangkan kutukannya?</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Sebagai sebuah film komedi cinta, &#8220;Good Luck Chuck&#8221; cukup layak untuk ditonton, walaupun terus terang, saya agak risih dengan terlalu banyak adegan seks yang ada di film ini (jangan ajak anak kecil ya kalau nonton). Adonannya sih pas, lumayan lucu untuk ukuran film komedi, lumayan romantis untuk ukuran film percintaan. </p>
<p>Sayangnya, ceritanya sendiri tidak begitu menarik dan terasa biasa-biasa saja. Mungkin wajar karena ide cerita pria tampan yang <em>perfect</em> bertemu dengan wanita cantik yang ceroboh (atau sebaliknya) sudah sering diangkat. Namun dari bauran kutukan yang agak nyeleneh itu, saya sendiri mengharapkan lebih dari &#8220;Good Luck Chuck&#8221;. Setidaknya <em>ending</em> yang lebih menyentuh dan <em>unusual</em>, karena yang ditawarkan di film ini adalah ending yang saya yakin sudah ratusan kali kita lihat di film sejenis. Eh tapi klip singkat yang diputar bersamaan dengan <em>credit info</em> lucu juga loh.</p>
<p>Ngomong-ngomong, ada gak ya cewek yang mau ngutuk saya biar bisa punya kemampuan seperti si Charlie? Saya bersedia kok <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Trailer</h3>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="Good Luck Chuck">Good Luck Chuck</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="film good luck chuck">film good luck chuck</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="Good Luck Chuck sinopsis">Good Luck Chuck sinopsis</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="judul film komedi romantis">judul film komedi romantis</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="Film Chuck">Film Chuck</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="resensi film komedi romantis">resensi film komedi romantis</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="sinopsis film good last chuck">sinopsis film good last chuck</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="good luck film">good luck film</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="www filmgood com">www filmgood com</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html" title="sinopsis good luck chuk">sinopsis good luck chuk</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.615 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buddha</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 20:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komik / Manga]]></category>
		<category><![CDATA[buddha]]></category>
		<category><![CDATA[osamu tezuka]]></category>
		<category><![CDATA[sidharta gautama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis &#8220;Buddha&#8221; adalah salah satu karya besar Osamu Tezuka, si dewa manga yang melahirkan Astro Boy dan Blackjack (kebangetan kalo sampai gak pernah denger dua manga itu). Naskah aslinya ditulis pada tahun 1974 hingga 1984, namun versi terjemahannya baru beredar beberapa tahun belakangan ini. Terdiri dari 8 jilid, Buddha bercerita tentang perjalanan hidup Siddharta Gautama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/731f-Clip.jpg" rel="shadowbox[post-7];player=img;" title="Buddha Cover" target="_blank"><img class="doBorder" alt="Buddha Cover Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/731f-Clip.jpg" width="260" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>&#8220;Buddha&#8221; adalah salah satu karya besar Osamu Tezuka, si dewa manga yang melahirkan Astro Boy dan Blackjack (kebangetan kalo sampai gak pernah denger dua manga itu). Naskah aslinya ditulis pada tahun 1974 hingga 1984, namun versi terjemahannya baru beredar beberapa tahun belakangan ini.</p>
<p><span id="more-7"></span>Terdiri dari 8 jilid, Buddha bercerita tentang perjalanan hidup Siddharta Gautama atau sang Buddha, sejak ia dilahirkan hingga akhir hayatnya. Banyak pula kisah-kisah mengenai orang-orang di sekitar beliau (plus beberapa karakter fiksi tambahan) serta cerita-cerita tentang kemanusiaan yang menyentuh. Tentu saja tanpa melupakan berbagai ciri khas manga itu sendiri.</p>
<p>Selain di negara asalnya, Jepang, dan India, manga ini juga populer di Indonesia dan bahkan negara-negara barat. Tidak kurang media sekelas BBC dan Time menunjukkan apresiasinya. Ini cukup untuk membuktikan seberapa hebat kualitas dari manga Buddha.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Membaca buku biografi adalah salah satu kegiatan yang paling saya benci. Tapi manga ini merubah segalanya. Meskipun tidak 100% sesuai jalur, namun tahap demi tahap perjalanan hidup sang Buddha jelas tergambar. Termasuk berbagai filosofinya tentang kehidupan, kemanusiaan, dan kematian. Sedikit banyak saya jadi mengetahui garis besar ajaran agama Budha.</p>
<p>Yang unik dari manga Buddha adalah, Osamu Tezuka tidak takut untuk menggambarkan sisi lain dari Siddharta Gautama. Ditunjang dengan kehadiran beberapa tokoh fiksi, selipan humor-humor segar khas manga dapat membalut ajaran-ajaran Buddha dengan indahnya, tanpa sedikit pun mengurangi maknanya.</p>
<p>Dengan latar belakang cerita yang jadul, pengarang seringkali menyelipkan lelucon-lelucon &#8216;modern&#8217;. Seperti pada saat penduduk akan melakukan pemberontakan, tiba-tiba salah satu dari mereka mengeluarkan radio dan berkata, &#8220;Sebentar, ada pengumuman penting nih&#8221;. Penduduk yang lain menjawab, &#8220;Loh kamu ngeluarin apaan? Ini kan belum jamannya?&#8221; <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Walaupun digambarkan se&#8217;ceria&#8217; mungkin, banyak pula kisah-kisah menyentuh yang terselip dalam manga ini. Pada cerita pembuka pun kita sudah disuguhi kisah tentang kelinci yang rela berkorban demi seorang pertapa yang kelaparan dan hampir mati. Saya yang sudah pernah membaca cerita ini waktu kecil di majalah Bobo pun masih sempat merasa terhenyak saat membacanya.</p>
<p>Selain berfokus pada kehidupan Siddharta Gautama, manga Buddha juga menceritakan tentang kerasnya sistem kasta di India pada saat itu, serta sifat-sifat manusia yang dapat berubah, baik ke arah kebaikan maupun kejahatan.</p>
<p>Baca deh, gak bakal nyesel kok <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="resensi film samsara">resensi film samsara</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="budha">budha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="buddha">buddha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="sinopsis film samsara">sinopsis film samsara</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="tokoh budha">tokoh budha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="komik Buddha">komik Buddha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="kematian: -menurut ajaran budha">kematian: -menurut ajaran budha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="menurut budha penyebab samsara adalah">menurut budha penyebab samsara adalah</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="pengarang the life of buddha">pengarang the life of buddha</a></li><li><a href="http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html" title="resensi film life of buddha">resensi film life of buddha</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 6.427 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Honey and Clover</title>
		<link>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 15:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anime]]></category>
		<category><![CDATA[honey and clover]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/anime/honey-and-clover.html</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Honey and Clover bercerita tentang kehidupan sekelompok mahasiswa seni di Tokyo, yaitu Yuta Takemoto, Takumi Mayama, Shinobu Morita, dan Ayumi Yamada. Ditambah dengan Shuji Hanamoto, salah seorang profesor di kampus yang cukup dekat dengan mereka beserta anak sepupunya, Hagumi Hanamoto, mereka menjalani hari demi hari di kampus. Masing-masing dari keenam tokoh utama tersebut memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/4c75-Honey-Clover.jpg" rel="shadowbox[post-6];player=img;" title="Honey and Clover" target="_blank"><img alt="Honey and Clover Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/4c75-Honey-Clover.jpg" width="300" height="397" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Honey and Clover bercerita tentang kehidupan sekelompok mahasiswa seni di Tokyo, yaitu Yuta Takemoto, Takumi Mayama, Shinobu Morita, dan Ayumi Yamada. Ditambah dengan Shuji Hanamoto, salah seorang profesor di kampus yang cukup dekat dengan mereka beserta anak sepupunya, Hagumi Hanamoto, mereka menjalani hari demi hari di kampus.</p>
<p><span id="more-6"></span>Masing-masing dari keenam tokoh utama tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda. Seperti Morita yang jail, Takemoto yang suka mengalah, Mayama yang bijak, dan Hagumi yang penakut. Permasalahan dimulai ketika Morita dan Takemoto sama-sama menyukai Hagumi, dimana Morita menunjukkannya dengan cara sering menjaili Hagumi, sedang Takemoto memilih untuk diam namun berusaha selalu ada pada saat Hagumi membutuhkannya.</p>
<p>Ayumi sendiri mencintai Mayama. Sayangnya, Yamada lebih memilih Rika Harada, sahabat dari Shuji. Rika berstatus sebagai janda setelah suaminya, Harada, yang juga sahabat Shuji, meninggal karena kecelakaan. Kecelakaan ini pula lah yang menyebabkan kaki Rika mengalami lumpuh. Sedemikian besarnya cinta Rika pada Harada, hingga ia memilih untuk menutup hatinya pada semua pria. </p>
<p>Kerumitan kisah cinta mereka, ditambah dengan pencarian jati diri, kehidupan seputar kampus dan pekerjaan, serta persahabatan inilah yang mengisi episode demi episode Honey and Clover. Saat ini, serial anime ini telah diproduksi hingga 38 episode yang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu 26 episode Honey and Clover, serta 12 episode Honey and Clover II.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Honey and Clover adalah salah satu anime favorit saya. Lucunya, saya justru menonton versi OVA-nya terlebih dahulu sebelum menonton serialnya. Untungnya cerita di versi OVA tersebut bukanlah kelanjutan dari serialnya.</p>
<p>Menonton Honey and Clover sama halnya dengan menjadi saksi betapa besar nilai sebuah persahabatan. Bahkan, meskipun setiap karakter mau melakukan apa saja demi cinta, tetap saja ada batas-batas persahabatan yang mereka jaga. &#8220;Honey&#8221; dan &#8220;Clover&#8221; sendiri dapat ditafsirkan sebagai penggambaran dari &#8220;cinta&#8221; dan &#8220;persahabatan&#8221; (Anda pasti akan paham setelah melalui beberapa episode anime ini).</p>
<p>Karena menjunjung tinggi persahabatan, terkadang kita akan dibikin gemas dengan tindakan-tindakan yang diambil oleh para karakter di Honey and Clover. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chika_Umino">Chika Umino</a> terbukti sukses mengobrak-abrik perasaan dan emosi orang-orang yang membaca (versi manga-nya) dan menonton karyanya.</p>
<p>Ada satu adegan yang akan selalu saya ingat tentang Honey and Clover. Yaitu pada saat Rika meminta Mayama untuk meninggalkannya. Dialog yang terjadi kira-kira seperti ini:</p>
<blockquote><p>Rika: Pergilah. Jika kamu tetap di sini, saya akan terus melukai hatimu, karena perasaanku (pada Harada) tidak akan berubah.</p>
<p>Mayama: <strong>Kamu boleh melukaiku sebanyak yang kamu mau, karena aku tidak akan terluka</strong>. </p></blockquote>
<p>Dalem, bo&#8217;!</p>
<p>Eh iya, anime ini juga lucu kok, jadi jangan bayangin kalau Honey and Clover isinya 100% serius. Banyak adegan-adegan konyol khas anime yang bisa ditemui. Sebagian di antaranya ada di movie clip di bawah.</p>
<p>Satu kata yang saya rasa pantas untuk Honey and Clover, <strong>MUST SEE!!!</strong></p>
<p><small>Iya, iya, itu dua kata&#8230;</small></p>
<h3>Movie Clip</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/G1C7eBXPiL8&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/G1C7eBXPiL8&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="honey and clover">honey and clover</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="sinopsis honey and clover">sinopsis honey and clover</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="honey clover">honey clover</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="honey and clover sinopsis">honey and clover sinopsis</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="anime Honey & Clover">anime Honey & Clover</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="film honey">film honey</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="sinopsis film persahabatan">sinopsis film persahabatan</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="sinopsis honey clover">sinopsis honey clover</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="sinopsis film honey and clover 1">sinopsis film honey and clover 1</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html" title="sinopsis film Honey">sinopsis film Honey</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.264 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Superbad</title>
		<link>http://resensiku.com/film/superbad.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/superbad.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 14:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[emma stone]]></category>
		<category><![CDATA[jonah hill]]></category>
		<category><![CDATA[michael cera]]></category>
		<category><![CDATA[superbad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/superbad.html</guid>
		<description><![CDATA[Superbad is super bad!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/ea82-superbad.jpg" rel="shadowbox[post-5];player=img;" title="Superbad" target="_blank"><img alt="Superbad Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/ea82-superbad.jpg" width="235" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Seth (<a href="http://www.imdb.com/name/nm1706767/">Jonah Hill</a>) dan Evan (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0148418/">Michael Cera</a>) adalah dua pelajar SMU yang sudah berteman sejak kecil. Di sekolah, mereka termasuk dalam golongan yang tidak populer. Namun mendekati masa akhir sekolah, Jules (<a href="http://www.imdb.com/name/nm1297015/">Emma Stone</a>) mengundang mereka untuk datang ke pestanya, sekaligus meminta Seth untuk membelikan minuman keras. Tawaran langka ini tentu saja diterima oleh Seth dan Evan &#8212; yang juga diminta oleh Becca (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0532900/">Martha Maclsaac</a>), gadis incarannya, untuk membelikan alkohol. Selain dengan harapan untuk menjadi lebih populer, mereka berdua juga &#8220;bercita-cita&#8221; untuk melepas keperjakaan mereka di pesta tersebut. Dengan bantuan kawan mereka yang culun, Fogell (<a href="http://www.imdb.com/name/nm2395586/">Christopher Mintz-Plasse</a>), mereka berusaha untuk mendapatkan minuman keras yang diminta. Dan di situ pula lah sumber masalah demi masalah yang akhirnya muncul silih-berganti hingga akhir cerita.</p>
<p><span id="more-5"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Jika alur film ini dibagi menjadi 3 bagian, maka penilaian saya dari masing-masing bagian tersebut, dari awal hingga akhir, adalah membosankan &#8211; lebih membosankan &#8211; lumayan. Yah, entah selera humor saya yang mungkin semakin menurun gara-gara akhir-akhir ini lebih sering nonton film bertema thriller dan horror, namun sepanjang film Superbad saya hampir tidak tertawa sama sekali. Atau mungkin banyolan-banyolan Superbad yang &#8216;terlalu&#8217; khas Amerika, sehingga bagi saya justru tidak melihat ada yang patut membuat tersenyum.</p>
<p>Dengan alur cerita yang berfokus kepada Seth dan Evan, bagian cerita Fogell justru lebih menarik untuk diikuti. Dari pemilihan nama di KTP palsunya yang gokil abis, pertemanannya dengan dua polisi BBB (Bego-Bego Bandel), hingga gayanya yang makin lama makin keren (padahal aslinya culun abis).</p>
<p>Sepertiga bagian akhir cerita berhasil membuat saya konsen lagi menatap layar TV. Namun entah disengaja atau tidak, saya merasa banyak <em>scene</em> yang nanggung. Termasuk bagian <em>ending</em>-nya. Bikin gemes aja. </p>
<p>Sebagai penutup, film ini berhasil merajai box office di US selama berminggu-minggu, sehingga, untuk kali ini mungkin resensi saya di atas perlu diabaikan. Tonton saja, siapa tahu selera humor Anda lebih baik dari saya <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/MNpoTxeydiY&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/MNpoTxeydiY&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="SuperBad">SuperBad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="Cerita film superbad">Cerita film superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="superbad film">superbad film</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="sinopsis: superbad">sinopsis: superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="sinopsis super bad">sinopsis super bad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="sinopsis film superbad">sinopsis film superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="sinopsis dari film superbad">sinopsis dari film superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="film superbad">film superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="cerita superbad">cerita superbad</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/superbad.html" title="cerita film superbed">cerita film superbed</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 4.225 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/superbad.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wrong Turn 2: Dead End</title>
		<link>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 15:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[dead end]]></category>
		<category><![CDATA[erica leerhsen]]></category>
		<category><![CDATA[henry rollins]]></category>
		<category><![CDATA[wrong turn]]></category>
		<category><![CDATA[wrong turn 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html</guid>
		<description><![CDATA[Sinopsis Wrong Turn 2: Dead End, sekuel dari Wrong Turn, berkisah tentang 6 orang peserta reality show &#8220;The Ultimate Survivalist: The Apocalypse&#8221; yang diproduseri oleh Dale Murhy (diperankan oleh Henry Rollins), pensiunan komandan militer. Keenam orang tersebut harus bertahan hidup selama 6 hari di sebuah wilayah terpencil di West Virginia yang disimulasikan sebagai wilayah wasteland [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/0ba8-wrongturn2_deadend.jpg" rel="shadowbox[post-4];player=img;" title="Wrong Turn 2 Dead End" target="_blank"><img alt="Wrong Turn 2 Dead End Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/0ba8-wrongturn2_deadend.jpg" width="294" height="400" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Wrong Turn 2: Dead End, sekuel dari <a href="http://www.imdb.com/title/tt0295700/">Wrong Turn</a>, berkisah tentang 6 orang peserta <em>reality show</em> &#8220;The Ultimate Survivalist: The Apocalypse&#8221; yang diproduseri oleh Dale Murhy (diperankan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Henry_Rollins">Henry Rollins</a>), pensiunan komandan militer. Keenam orang tersebut harus bertahan hidup selama 6 hari di sebuah wilayah terpencil di West Virginia yang disimulasikan sebagai wilayah <em>wasteland</em> dan orang yang terakhir bertahan akan memenangkan uang hadiah sebesar $100,000. Tidak ada yang menyadari bahwa daerah tersebut dihuni oleh sekelompok atau sebuah keluarga kanibal yang akan melakukan apa saja untuk mengenyangkan perutnya.</p>
<p><span id="more-4"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Sebagai sebuah sekuel, yang menghubungkan antara film ini dengan pendahulunya hanyalah keluarga kanibal tersebut. Jika dalam Wrong Turn para tokoh utama benar-benar mengambil belokan yang salah (wrong turn) di jalan, dalam Wrong Turn 2 tidak ada yang mengalaminya, sehingga terkesan dipaksakan.</p>
<p>Penokohan karakter juga tidak begitu kuat. Meskipun semua kontestan memiliki alasan masing-masing untuk mengikuti kontes, tetap saja tidak begitu terasa. Segi positifnya, masing-masing memiliki porsi yang hampir seimbang sehingga hingga pertengahan cerita mungkin kita belum bisa menebak siapa sebenarnya yang berperan menjadi tokoh utama.</p>
<p>Satu <em>unforgetable moment</em> adalah ketika keluarga kanibal *berdoa* terlebih dahulu sebelum makan. Jadi merenung, karena saya yang bukan kanibal gak pernah berdoa sebelum makan&#8230;</p>
<p><em>Overall</em>, entah kenapa saya belum menemukan film-film sejenis ini (yang ada adegan potong-memotong tubuh manusia) yang cukup bagus untuk disimak selain Saw. Hampir semua film tersebut, misalnya Turista dan The Hills Have Eyes, tidak memiliki elemen cerita yang kuat dan hanya sekedar menonjolkan kesadisan cerita saja. Tidak terkecuali Wrong Turn 2.</p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/N1jowyWylok&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/N1jowyWylok&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="wrong turn">wrong turn</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="wrong turn 2">wrong turn 2</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="sinopsis wrong turn">sinopsis wrong turn</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="sinopsis film wrong turn 3">sinopsis film wrong turn 3</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="film wrong turn 2">film wrong turn 2</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="Cerita Wrong turn">Cerita Wrong turn</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="Sinopsis film wrong turn">Sinopsis film wrong turn</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="sinopsis wrong turn 3">sinopsis wrong turn 3</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="www flm wrongturn and deat 3 com">www flm wrongturn and deat 3 com</a></li><li><a href="http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html" title="sinopsis texas chainsaw">sinopsis texas chainsaw</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.91 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.549 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-09-03 11:48:20 -->
