<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Resensi Film dan Buku</title>
	<atom:link href="http://resensiku.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://resensiku.com</link>
	<description>Dari Sudut Pandang Orang Awam :)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2009 03:58:30 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>To Bee Or Not To Bee</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 03:58:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
To Bee or Not To Bee, karangan John Penberthy, menceritakan tentang perjalanan spiritial seekor lebah bernama Buzz dalam pencariannya akan Tuhan. Buzz yang jenuh dengan rutinitas kegiatan sehari-hari &#8212; mengumpulkan madu, memperbaiki dan melindungi sarang &#8212; mulai mempertanyakan arti kehidupan yang ia jalani dan eksistensi serta pengaruh Tuhan terhadap dirinya. Dalam pencariannya, ia kemudian berkenalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2009/10/to_bee_or_not_to_bee.jpg" alt="To Bee Or Not To Bee" title="To Bee Or Not To Bee" width="300" height="320" class="alignnone size-full wp-image-17" /></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p><strong>To Bee or Not To Bee</strong>, karangan John Penberthy, menceritakan tentang perjalanan spiritial seekor lebah bernama Buzz dalam pencariannya akan Tuhan. Buzz yang jenuh dengan rutinitas kegiatan sehari-hari &#8212; mengumpulkan madu, memperbaiki dan melindungi sarang &#8212; mulai mempertanyakan arti kehidupan yang ia jalani dan eksistensi serta pengaruh Tuhan terhadap dirinya. Dalam pencariannya, ia kemudian berkenalan dengan Bert, seekor lebah tua yang bijak. Meskipun tidak secara gamblang, Bert banyak Buzz dalam menemukan jawaban atas segala pertanyaan spiritual yang ada di pikiran Buzz. Hingga pada akhirnya, Buzz mampu memahami dengan jernih apa arti kehidupan dan keberadaan Tuhan yang selama ini ia cari.</p>
<p><span id="more-16"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Memang pantas bahwa buku ini telah diterjemahkan dalam 13 bahasa. Isinya benar-benar dalam dan menyentuh. Penberthy dengan jeniusnya mampu &#8216;menterjemahkan&#8217; kehidupan dan keinginan seorang individu manusia ke dalam kehidupan seekor lebah dan koloninya, membuat kita merasa mereka tidak ada bedanya dengan kita. Apalagi ditambah dengan ilustrasi menawan dari Laurie Barrows yang mampu menambah pendalaman tentang isi buku.</p>
<p>Banyak kalimat-kalimat filosofis yang saya rasa dapat membuat siapa saja yang membacanya meluangkan waktu sejenak untuk merenung dan memahami artinya.</p>
<blockquote><p>Adalah sempurna untuk berpikir bahwa kehidupan itu tidak sempurna.</p></blockquote>
<blockquote><p>Pikiran adalah pelayan yang hebat, tapi merupakan majikan yang payah.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kebahagiaan tidak dapat dikejar, melainkan harus mengikuti.</p></blockquote>
<blockquote><p>Kehidupan adalah sebuah perjalanan dari aku menjadi kita.</p></blockquote>
<p>Pada awalnya, saya mengira buku ini adalah tentang orang &#8216;kaya&#8217; yang sudah bosan menumpuk kekayaan dan berharap mencari kedamaian spiritual. Ternyata saya salah. Buku ini justru mengenai orang &#8216;biasa&#8217; yang jenuh bekerja siang malam untuk mencari nafkah dan menjalani hidupnya, yang kemudian mencoba mencari jawaban dengan melakukan pemikiran dan perjalanan spiritual. <strong>Dan pada akhirnya, perlu disadari bahwa keadaan kita saat ini dan apa yang kita lakukan saat ini, seberapa pun membosankannya, adalah sebuah karunia besar dari Tuhan yang patut kita syukuri.</strong></p>
<p>Info resmi mengenai buku To Bee or Not To Bee dapat dibaca di http://www.tobeebook.com/.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/to-bee-or-not-to-bee.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Best Skilled Surgeon</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 10:46:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komik / Manga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Jika Anda suka dengan manga God Hand Teru, manga The Best Skilled Surgeon mungkin bisa jadi alternatif. Dibuat oleh Takashi Hashiguchi, man behind the famous manga Yakitate! Japan, manga yang berjudul asli Saijo no Meii ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Mikoto Saijou yang bercita-cita untuk menjadi dokter bedah anak terhebat di Jepang. Keinginan kuatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://resensiku.com/wp-content/uploads/2009/09/Saijounomeii.png" alt="The Best Skilled Surgeon" title="The Best Skilled Surgeon" width="200" height="204" class="alignnone size-full wp-image-13" /></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Jika Anda suka dengan manga God Hand Teru, manga <strong>The Best Skilled Surgeon</strong> mungkin bisa jadi alternatif. Dibuat oleh Takashi Hashiguchi, man behind the famous manga Yakitate! Japan, manga yang berjudul asli Saijo no Meii ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Mikoto Saijou yang bercita-cita untuk menjadi dokter bedah anak terhebat di Jepang. Keinginan kuatnya ini didasari atas pengalamannya saat kecil, dimana ia harus mengalami operasi bedah jantung yang cukup sulit. Operasi tersebut bisa berjalan dengan sukses berkat kerja keras Mamoru Shindo, dokter bedah kardio-vaskular anak. Shindo pun menjadi salah satu panutan dan idola bagi Mikoto dalam mewujudkan cita-citanya.</p>
<p><span id="more-12"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Ada beberapa perbedaan antara The Best Skilled Surgeon dan God Hand Teru. Dari sisi tokoh utama, Mikoto adalah orang yang jahil dan agak bandel, berbeda dengan Teru yang ceroboh. Sedang dari sisi topik cerita, karena tokoh utamanya adalah seorang dokter bedah anak, sudah pasti penyakit-penyakit yang diangkat berfokus pada penyakit-penyakit yang diderita oleh anak-anak saja. Berbeda dengan God Hand Teru yang penyakitnya lebih umum.</p>
<p>Saya memang belum bisa bercerita banyak berhubung Elex Media Komputindo baru menerbitkan jilid pertamanya saja, namun, impresi pertama saya terhadap komik ini cukup baik. Semoga saja nanti perkembangan alur ceritanya menjadi makin menarik dan tidak terkesan dibelit-belitkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/komik/the-best-skilled-surgeon.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Butterfly</title>
		<link>http://resensiku.com/film/butterfly.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/butterfly.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:56:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[andhika pratama]]></category>
		<category><![CDATA[butterfly]]></category>
		<category><![CDATA[debby kristi]]></category>
		<category><![CDATA[poppy sovia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/butterfly.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Butterfly berkisah tentang tiga orang sahabat, Vano (Andhika Pratama), Tia (Poppy Sovia), dan Desi (Debby Kristi). Karena dari awal sudah cukup dekat dengan Tia, lama-kelamaan timbul sikap protektif dari diri Desi terhadap Tia. Tia sendiri jatuh cinta pada Vano, namun Vano justru menunjukkan ketertarikan pada Desi. Dengan alasan untuk menjaga persahabatan mereka, Desi meminta Tia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/565c-butterfly.jpg" rel="shadowbox[post-9];player=img;" title="Butterfly" target="_blank"><img class="doBorder" alt="Butterfly Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/565c-butterfly.jpg" width="237" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Butterfly berkisah tentang tiga orang sahabat, Vano (Andhika Pratama), Tia (Poppy Sovia), dan Desi (Debby Kristi). Karena dari awal sudah cukup dekat dengan Tia, lama-kelamaan timbul sikap protektif dari diri Desi terhadap Tia. Tia sendiri jatuh cinta pada Vano, namun Vano justru menunjukkan ketertarikan pada Desi. Dengan alasan untuk menjaga persahabatan mereka, Desi meminta Tia untuk berjanji agar mereka bertiga tetap menjadi sahabat tanpa adanya unsur-unsur cinta.</p>
<p>Cerita mulai berkembang pada saat Desi menginginkan mereka mengadakan perjalanan keliling Jawa sebagai perayaan ulang tahunnya yang ke-20. Dan di dalam perjalanan tersebut, sedikit demi sedikit mulai terbuka kenyataan yang selama ini tersembunyi.</p>
<p><span id="more-9"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Saya mungkin jarang menonton film Indonesia bertema seperti ini, tapi dari semua yang pernah saya tonton, &#8220;Butterfly&#8221; adalah salah satu yang terbaik dari sisi cerita. Meskipun menggunakan alur cerita <em>flashback</em>, kisah dalam &#8220;Butterfly&#8221; tetap dapat diikuti dengan runut. Tidak seperti kebanyakan film lokal yang penuturan ceritanya sepertinya kelinci berjalan alias melompat-lompat.</p>
<p>Kekurangan dari film ini hanya satu. Rahasia Desi seharusnya sudah dapat dimengerti atau dirasakan oleh Tia sejak dulu, secara mereka bersahabat dekat. Namun kenyataannya tidak. Dan ini lah yang membuat alur cerita tampak sedikit janggal. Padahal untuk sebuah film lokal, &#8220;Butterfly&#8221; menawarkan ending yang cukup &#8216;berani&#8217;. Sayangnya, gara-gara kejanggalan tersebut, <em>surprise</em> yang seharusnya diberikan oleh ending tersebut menjadi sedikit berkurang efek kejutnya.</p>
<p>Satu hal lagi. Akting para pemain, kecuali Andhika Pratama, cukup baik dan total. Untuk Andhika sendiri entah kenapa terasa sedikit kurang alami.</p>
<p>Akhir kata, mumpung masih tayang, tonton deh film ini. <em>Recommended</em> <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/butterfly.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Good Luck Chuck</title>
		<link>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 05:49:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[dane cook]]></category>
		<category><![CDATA[good luck chuck]]></category>
		<category><![CDATA[jessica alba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Charlie Logan (Dane Cook) adalah seorang dokter gigi ternama dan sangat populer di kalangan wanita. Pasalnya, ia memiliki &#8220;kemampuan&#8221; ajaib: setiap wanita yang berhubungan sex dengannya pasti akan segera menemukan cinta sejati. &#8220;Kemampuan&#8221; ini berasal dari kutukan teman wanitanya waktu SD dulu.
Pada awalnya, Charlie menikmati segala sesuatunya. Bayangkan, wanita-wanita cantik semua antri untuk making love [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/35a8-good_luck_chuck.jpg" rel="shadowbox[post-8];player=img;" title="Good Luck Chuck" target="_blank"><img alt="Good Luck Chuck Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/35a8-good_luck_chuck.jpg" width="236" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Charlie Logan (Dane Cook) adalah seorang dokter gigi ternama dan sangat populer di kalangan wanita. Pasalnya, ia memiliki &#8220;kemampuan&#8221; ajaib: setiap wanita yang berhubungan sex dengannya pasti akan segera menemukan cinta sejati. &#8220;Kemampuan&#8221; ini berasal dari kutukan teman wanitanya waktu SD dulu.</p>
<p><span id="more-8"></span>Pada awalnya, Charlie menikmati segala sesuatunya. Bayangkan, wanita-wanita cantik semua antri untuk <em>making love</em> dengannya. Namun masalah mulai datang ketika ia jatuh cinta pada Cam (Jessica Alba), seorang wanita ceroboh yang bekerja di sebuah penangkaran pinguin. Apabila mereka berhubungan, ada kemungkinan Cam akan bertemu dengan cowok lain, sedang untuk tidak berhubungan pun susah karena keduanya sama-sama <del datetime="2007-12-09T05:25:44+00:00">nafsu</del> saling cinta.</p>
<p>Bagaimanakah akhir hubungan Charlie dan Cam? Dapatkah Charlie menghilangkan kutukannya?</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Sebagai sebuah film komedi cinta, &#8220;Good Luck Chuck&#8221; cukup layak untuk ditonton, walaupun terus terang, saya agak risih dengan terlalu banyak adegan seks yang ada di film ini (jangan ajak anak kecil ya kalau nonton). Adonannya sih pas, lumayan lucu untuk ukuran film komedi, lumayan romantis untuk ukuran film percintaan. </p>
<p>Sayangnya, ceritanya sendiri tidak begitu menarik dan terasa biasa-biasa saja. Mungkin wajar karena ide cerita pria tampan yang <em>perfect</em> bertemu dengan wanita cantik yang ceroboh (atau sebaliknya) sudah sering diangkat. Namun dari bauran kutukan yang agak nyeleneh itu, saya sendiri mengharapkan lebih dari &#8220;Good Luck Chuck&#8221;. Setidaknya <em>ending</em> yang lebih menyentuh dan <em>unusual</em>, karena yang ditawarkan di film ini adalah ending yang saya yakin sudah ratusan kali kita lihat di film sejenis. Eh tapi klip singkat yang diputar bersamaan dengan <em>credit info</em> lucu juga loh.</p>
<p>Ngomong-ngomong, ada gak ya cewek yang mau ngutuk saya biar bisa punya kemampuan seperti si Charlie? Saya bersedia kok <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Trailer</h3>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/good-luck-chuck.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buddha</title>
		<link>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Dec 2007 20:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komik / Manga]]></category>
		<category><![CDATA[buddha]]></category>
		<category><![CDATA[osamu tezuka]]></category>
		<category><![CDATA[sidharta gautama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
&#8220;Buddha&#8221; adalah salah satu karya besar Osamu Tezuka, si dewa manga yang melahirkan Astro Boy dan Blackjack (kebangetan kalo sampai gak pernah denger dua manga itu). Naskah aslinya ditulis pada tahun 1974 hingga 1984, namun versi terjemahannya baru beredar beberapa tahun belakangan ini.
Terdiri dari 8 jilid, Buddha bercerita tentang perjalanan hidup Siddharta Gautama atau sang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/731f-Clip.jpg" rel="shadowbox[post-7];player=img;" title="Buddha Cover" target="_blank"><img class="doBorder" alt="Buddha Cover Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/731f-Clip.jpg" width="260" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>&#8220;Buddha&#8221; adalah salah satu karya besar Osamu Tezuka, si dewa manga yang melahirkan Astro Boy dan Blackjack (kebangetan kalo sampai gak pernah denger dua manga itu). Naskah aslinya ditulis pada tahun 1974 hingga 1984, namun versi terjemahannya baru beredar beberapa tahun belakangan ini.</p>
<p><span id="more-7"></span>Terdiri dari 8 jilid, Buddha bercerita tentang perjalanan hidup Siddharta Gautama atau sang Buddha, sejak ia dilahirkan hingga akhir hayatnya. Banyak pula kisah-kisah mengenai orang-orang di sekitar beliau (plus beberapa karakter fiksi tambahan) serta cerita-cerita tentang kemanusiaan yang menyentuh. Tentu saja tanpa melupakan berbagai ciri khas manga itu sendiri.</p>
<p>Selain di negara asalnya, Jepang, dan India, manga ini juga populer di Indonesia dan bahkan negara-negara barat. Tidak kurang media sekelas BBC dan Time menunjukkan apresiasinya. Ini cukup untuk membuktikan seberapa hebat kualitas dari manga Buddha.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Membaca buku biografi adalah salah satu kegiatan yang paling saya benci. Tapi manga ini merubah segalanya. Meskipun tidak 100% sesuai jalur, namun tahap demi tahap perjalanan hidup sang Buddha jelas tergambar. Termasuk berbagai filosofinya tentang kehidupan, kemanusiaan, dan kematian. Sedikit banyak saya jadi mengetahui garis besar ajaran agama Budha.</p>
<p>Yang unik dari manga Buddha adalah, Osamu Tezuka tidak takut untuk menggambarkan sisi lain dari Siddharta Gautama. Ditunjang dengan kehadiran beberapa tokoh fiksi, selipan humor-humor segar khas manga dapat membalut ajaran-ajaran Buddha dengan indahnya, tanpa sedikit pun mengurangi maknanya.</p>
<p>Dengan latar belakang cerita yang jadul, pengarang seringkali menyelipkan lelucon-lelucon &#8216;modern&#8217;. Seperti pada saat penduduk akan melakukan pemberontakan, tiba-tiba salah satu dari mereka mengeluarkan radio dan berkata, &#8220;Sebentar, ada pengumuman penting nih&#8221;. Penduduk yang lain menjawab, &#8220;Loh kamu ngeluarin apaan? Ini kan belum jamannya?&#8221; <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Walaupun digambarkan se&#8217;ceria&#8217; mungkin, banyak pula kisah-kisah menyentuh yang terselip dalam manga ini. Pada cerita pembuka pun kita sudah disuguhi kisah tentang kelinci yang rela berkorban demi seorang pertapa yang kelaparan dan hampir mati. Saya yang sudah pernah membaca cerita ini waktu kecil di majalah Bobo pun masih sempat merasa terhenyak saat membacanya.</p>
<p>Selain berfokus pada kehidupan Siddharta Gautama, manga Buddha juga menceritakan tentang kerasnya sistem kasta di India pada saat itu, serta sifat-sifat manusia yang dapat berubah, baik ke arah kebaikan maupun kejahatan.</p>
<p>Baca deh, gak bakal nyesel kok <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/buku/komik/buddha.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Honey and Clover</title>
		<link>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 15:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anime]]></category>
		<category><![CDATA[honey and clover]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/anime/honey-and-clover.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Honey and Clover bercerita tentang kehidupan sekelompok mahasiswa seni di Tokyo, yaitu Yuta Takemoto, Takumi Mayama, Shinobu Morita, dan Ayumi Yamada. Ditambah dengan Shuji Hanamoto, salah seorang profesor di kampus yang cukup dekat dengan mereka beserta anak sepupunya, Hagumi Hanamoto, mereka menjalani hari demi hari di kampus.
Masing-masing dari keenam tokoh utama tersebut memiliki karakter yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/4c75-Honey-Clover.jpg" rel="shadowbox[post-6];player=img;" title="Honey and Clover" target="_blank"><img alt="Honey and Clover Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/4c75-Honey-Clover.jpg" width="300" height="397" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Honey and Clover bercerita tentang kehidupan sekelompok mahasiswa seni di Tokyo, yaitu Yuta Takemoto, Takumi Mayama, Shinobu Morita, dan Ayumi Yamada. Ditambah dengan Shuji Hanamoto, salah seorang profesor di kampus yang cukup dekat dengan mereka beserta anak sepupunya, Hagumi Hanamoto, mereka menjalani hari demi hari di kampus.</p>
<p><span id="more-6"></span>Masing-masing dari keenam tokoh utama tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda. Seperti Morita yang jail, Takemoto yang suka mengalah, Mayama yang bijak, dan Hagumi yang penakut. Permasalahan dimulai ketika Morita dan Takemoto sama-sama menyukai Hagumi, dimana Morita menunjukkannya dengan cara sering menjaili Hagumi, sedang Takemoto memilih untuk diam namun berusaha selalu ada pada saat Hagumi membutuhkannya.</p>
<p>Ayumi sendiri mencintai Mayama. Sayangnya, Yamada lebih memilih Rika Harada, sahabat dari Shuji. Rika berstatus sebagai janda setelah suaminya, Harada, yang juga sahabat Shuji, meninggal karena kecelakaan. Kecelakaan ini pula lah yang menyebabkan kaki Rika mengalami lumpuh. Sedemikian besarnya cinta Rika pada Harada, hingga ia memilih untuk menutup hatinya pada semua pria. </p>
<p>Kerumitan kisah cinta mereka, ditambah dengan pencarian jati diri, kehidupan seputar kampus dan pekerjaan, serta persahabatan inilah yang mengisi episode demi episode Honey and Clover. Saat ini, serial anime ini telah diproduksi hingga 38 episode yang dibagi menjadi 2 bagian, yaitu 26 episode Honey and Clover, serta 12 episode Honey and Clover II.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Honey and Clover adalah salah satu anime favorit saya. Lucunya, saya justru menonton versi OVA-nya terlebih dahulu sebelum menonton serialnya. Untungnya cerita di versi OVA tersebut bukanlah kelanjutan dari serialnya.</p>
<p>Menonton Honey and Clover sama halnya dengan menjadi saksi betapa besar nilai sebuah persahabatan. Bahkan, meskipun setiap karakter mau melakukan apa saja demi cinta, tetap saja ada batas-batas persahabatan yang mereka jaga. &#8220;Honey&#8221; dan &#8220;Clover&#8221; sendiri dapat ditafsirkan sebagai penggambaran dari &#8220;cinta&#8221; dan &#8220;persahabatan&#8221; (Anda pasti akan paham setelah melalui beberapa episode anime ini).</p>
<p>Karena menjunjung tinggi persahabatan, terkadang kita akan dibikin gemas dengan tindakan-tindakan yang diambil oleh para karakter di Honey and Clover. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Chika_Umino">Chika Umino</a> terbukti sukses mengobrak-abrik perasaan dan emosi orang-orang yang membaca (versi manga-nya) dan menonton karyanya.</p>
<p>Ada satu adegan yang akan selalu saya ingat tentang Honey and Clover. Yaitu pada saat Rika meminta Mayama untuk meninggalkannya. Dialog yang terjadi kira-kira seperti ini:</p>
<blockquote><p>Rika: Pergilah. Jika kamu tetap di sini, saya akan terus melukai hatimu, karena perasaanku (pada Harada) tidak akan berubah.</p>
<p>Mayama: <strong>Kamu boleh melukaiku sebanyak yang kamu mau, karena aku tidak akan terluka</strong>. </p></blockquote>
<p>Dalem, bo&#8217;!</p>
<p>Eh iya, anime ini juga lucu kok, jadi jangan bayangin kalau Honey and Clover isinya 100% serius. Banyak adegan-adegan konyol khas anime yang bisa ditemui. Sebagian di antaranya ada di movie clip di bawah.</p>
<p>Satu kata yang saya rasa pantas untuk Honey and Clover, <strong>MUST SEE!!!</strong></p>
<p><small>Iya, iya, itu dua kata&#8230;</small></p>
<h3>Movie Clip</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/G1C7eBXPiL8&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/G1C7eBXPiL8&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/anime/honey-and-clover.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Superbad</title>
		<link>http://resensiku.com/film/superbad.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/superbad.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 14:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[emma stone]]></category>
		<category><![CDATA[jonah hill]]></category>
		<category><![CDATA[michael cera]]></category>
		<category><![CDATA[superbad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/superbad.html</guid>
		<description><![CDATA[Superbad is super bad!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/ea82-superbad.jpg" rel="shadowbox[post-5];player=img;" title="Superbad" target="_blank"><img alt="Superbad Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/ea82-superbad.jpg" width="235" height="350" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Seth (<a href="http://www.imdb.com/name/nm1706767/">Jonah Hill</a>) dan Evan (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0148418/">Michael Cera</a>) adalah dua pelajar SMU yang sudah berteman sejak kecil. Di sekolah, mereka termasuk dalam golongan yang tidak populer. Namun mendekati masa akhir sekolah, Jules (<a href="http://www.imdb.com/name/nm1297015/">Emma Stone</a>) mengundang mereka untuk datang ke pestanya, sekaligus meminta Seth untuk membelikan minuman keras. Tawaran langka ini tentu saja diterima oleh Seth dan Evan &#8212; yang juga diminta oleh Becca (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0532900/">Martha Maclsaac</a>), gadis incarannya, untuk membelikan alkohol. Selain dengan harapan untuk menjadi lebih populer, mereka berdua juga &#8220;bercita-cita&#8221; untuk melepas keperjakaan mereka di pesta tersebut. Dengan bantuan kawan mereka yang culun, Fogell (<a href="http://www.imdb.com/name/nm2395586/">Christopher Mintz-Plasse</a>), mereka berusaha untuk mendapatkan minuman keras yang diminta. Dan di situ pula lah sumber masalah demi masalah yang akhirnya muncul silih-berganti hingga akhir cerita.</p>
<p><span id="more-5"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Jika alur film ini dibagi menjadi 3 bagian, maka penilaian saya dari masing-masing bagian tersebut, dari awal hingga akhir, adalah membosankan &#8211; lebih membosankan &#8211; lumayan. Yah, entah selera humor saya yang mungkin semakin menurun gara-gara akhir-akhir ini lebih sering nonton film bertema thriller dan horror, namun sepanjang film Superbad saya hampir tidak tertawa sama sekali. Atau mungkin banyolan-banyolan Superbad yang &#8216;terlalu&#8217; khas Amerika, sehingga bagi saya justru tidak melihat ada yang patut membuat tersenyum.</p>
<p>Dengan alur cerita yang berfokus kepada Seth dan Evan, bagian cerita Fogell justru lebih menarik untuk diikuti. Dari pemilihan nama di KTP palsunya yang gokil abis, pertemanannya dengan dua polisi BBB (Bego-Bego Bandel), hingga gayanya yang makin lama makin keren (padahal aslinya culun abis).</p>
<p>Sepertiga bagian akhir cerita berhasil membuat saya konsen lagi menatap layar TV. Namun entah disengaja atau tidak, saya merasa banyak <em>scene</em> yang nanggung. Termasuk bagian <em>ending</em>-nya. Bikin gemes aja. </p>
<p>Sebagai penutup, film ini berhasil merajai box office di US selama berminggu-minggu, sehingga, untuk kali ini mungkin resensi saya di atas perlu diabaikan. Tonton saja, siapa tahu selera humor Anda lebih baik dari saya <img src='http://resensiku.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/MNpoTxeydiY&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/MNpoTxeydiY&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/superbad.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wrong Turn 2: Dead End</title>
		<link>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 15:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[dead end]]></category>
		<category><![CDATA[erica leerhsen]]></category>
		<category><![CDATA[henry rollins]]></category>
		<category><![CDATA[wrong turn]]></category>
		<category><![CDATA[wrong turn 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Wrong Turn 2: Dead End, sekuel dari Wrong Turn, berkisah tentang 6 orang peserta reality show &#8220;The Ultimate Survivalist: The Apocalypse&#8221; yang diproduseri oleh Dale Murhy (diperankan oleh Henry Rollins), pensiunan komandan militer. Keenam orang tersebut harus bertahan hidup selama 6 hari di sebuah wilayah terpencil di West Virginia yang disimulasikan sebagai wilayah wasteland dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/0ba8-wrongturn2_deadend.jpg" rel="shadowbox[post-4];player=img;" title="Wrong Turn 2 Dead End" target="_blank"><img alt="Wrong Turn 2 Dead End Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/0ba8-wrongturn2_deadend.jpg" width="294" height="400" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Wrong Turn 2: Dead End, sekuel dari <a href="http://www.imdb.com/title/tt0295700/">Wrong Turn</a>, berkisah tentang 6 orang peserta <em>reality show</em> &#8220;The Ultimate Survivalist: The Apocalypse&#8221; yang diproduseri oleh Dale Murhy (diperankan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Henry_Rollins">Henry Rollins</a>), pensiunan komandan militer. Keenam orang tersebut harus bertahan hidup selama 6 hari di sebuah wilayah terpencil di West Virginia yang disimulasikan sebagai wilayah <em>wasteland</em> dan orang yang terakhir bertahan akan memenangkan uang hadiah sebesar $100,000. Tidak ada yang menyadari bahwa daerah tersebut dihuni oleh sekelompok atau sebuah keluarga kanibal yang akan melakukan apa saja untuk mengenyangkan perutnya.</p>
<p><span id="more-4"></span><br />
<h3>Resensiku</h3>
<p>Sebagai sebuah sekuel, yang menghubungkan antara film ini dengan pendahulunya hanyalah keluarga kanibal tersebut. Jika dalam Wrong Turn para tokoh utama benar-benar mengambil belokan yang salah (wrong turn) di jalan, dalam Wrong Turn 2 tidak ada yang mengalaminya, sehingga terkesan dipaksakan.</p>
<p>Penokohan karakter juga tidak begitu kuat. Meskipun semua kontestan memiliki alasan masing-masing untuk mengikuti kontes, tetap saja tidak begitu terasa. Segi positifnya, masing-masing memiliki porsi yang hampir seimbang sehingga hingga pertengahan cerita mungkin kita belum bisa menebak siapa sebenarnya yang berperan menjadi tokoh utama.</p>
<p>Satu <em>unforgetable moment</em> adalah ketika keluarga kanibal *berdoa* terlebih dahulu sebelum makan. Jadi merenung, karena saya yang bukan kanibal gak pernah berdoa sebelum makan&#8230;</p>
<p><em>Overall</em>, entah kenapa saya belum menemukan film-film sejenis ini (yang ada adegan potong-memotong tubuh manusia) yang cukup bagus untuk disimak selain Saw. Hampir semua film tersebut, misalnya Turista dan The Hills Have Eyes, tidak memiliki elemen cerita yang kuat dan hanya sekedar menonjolkan kesadisan cerita saja. Tidak terkecuali Wrong Turn 2.</p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/N1jowyWylok&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/N1jowyWylok&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/wrong-turn-2-dead-end.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jekyll: Season One</title>
		<link>http://resensiku.com/film/serial-tv/jekyll-season-one.html</link>
		<comments>http://resensiku.com/film/serial-tv/jekyll-season-one.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 07:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serial TV]]></category>
		<category><![CDATA[bbc one]]></category>
		<category><![CDATA[dr. jekyll]]></category>
		<category><![CDATA[gina bellman]]></category>
		<category><![CDATA[james nesbitt]]></category>
		<category><![CDATA[jekyll]]></category>
		<category><![CDATA[mr. hyde]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://resensiku.com/film/serial-tv/jekyll-season-one.html</guid>
		<description><![CDATA[
Sinopsis
Ditayangkan oleh BBC One, serial TV Jekyll berkisah tentang Tom Jackman (diperankan oleh James Nesbitt) yang merupakan keturunan dari Dr. Jekyll. Ya, Dr. Jekyll yang ini, yang punya kepribadian ganda. Secara ia keturunannya, tentu saja Tom punya kepribadian ganda yang sifatnya mirip dengan Mr. Hyde (juga diperankan oleh Nesbitt) &#8212; kasar, urakan, tapi banyak disukai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.imagecows.com/display.php?image=http://www.imagecows.com/uploads/9fcd-Clip.jpg" rel="shadowbox[post-3];player=img;" title="Jekyll" target="_blank"><img style="border:1px solid #000000;" alt="Jekyll Images" src="http://www.imagecows.com/uploads/9fcd-Clip.jpg" width="450" height="292" /></a></p>
<h3>Sinopsis</h3>
<p>Ditayangkan oleh BBC One, serial TV Jekyll berkisah tentang Tom Jackman (diperankan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/James_Nesbitt">James Nesbitt</a>) yang merupakan keturunan dari Dr. Jekyll. Ya, Dr. Jekyll yang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Strange_Case_of_Dr_Jekyll_and_Mr_Hyde">ini</a>, yang punya kepribadian ganda. Secara ia keturunannya, tentu saja Tom punya kepribadian ganda yang sifatnya mirip dengan Mr. Hyde (juga diperankan oleh Nesbitt) &#8212; kasar, urakan, tapi banyak disukai wanita.</p>
<p><span id="more-3"></span>Pada awalnya, Tom masih dapat dapat berkompromi dengan sisi lain kepribadiannya. Uniknya, mereka menggunakan semacam <em>voice recorder</em> untuk saling berkomunikasi. Jadi, apabila sosok yang sedang aktif adalah sosok Mr. Hyde dan ia ingin meninggalkan pesan kepada Tom, ia cukup merekamnya pada recorder. Nantinya, setiap kali Tom kembali ke kepribadian aslinya, ia mengecek recorder tersebut untuk mengetahui apakah ada pesan dari Hyde atau tidak.</p>
<p>Keadaan menjadi rumit setelah Mr. Hyde semakin ingin menunjukkan &#8220;eksistensi&#8221;nya. Pergantian &#8220;shift&#8221; yang sebelumnya terjadwal semakin lama semakin kacau. Selain itu, muncul pula keberadaan sebuah organisasi rahasia yang ternyata selama ini mengamati dan memata-matai kehidupan keduanya.</p>
<p>Dalam 6 episode season pertama ini, kita akan dibawa untuk mengetahui usaha Tom sebagai Dr. Jekyll dalam menguasai tubuhnya sendiri dari pemberontakan Mr. Hyde, bagaimana asal-usul Tom Jackman, serta apa maksud dan tujuan organisasi rahasia tersebut. Untuk season keduanya sendiri hingga saat ini belum ada kabar.</p>
<h3>Resensiku</h3>
<p>Pertama kali nonton Jekyll, yang kebayang justru karakter <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Niki_Sanders">Niki Sanders</a> dari serial TV <a href="http://www.nbc.com/Heroes/">Heroes</a>. Entah kenapa, tapi <em>somehow</em> rasanya mirip banget. Tapi untuk urusan akting, Nesbitt cukup menjiwai. Apalagi pada saat berubah jadi Mr. Hyde, kadang-kadang jadi ikutan gemes pengen nabokin, hehehe.</p>
<p>Di paruh pertama serial ini, alur berjalan agak lambat dan membosankan. Saya bahkan sempat berniat untuk tidak melanjutkan nonton disc 2. Tapi begitu masuk paruh kedua, cerita langsung menjadi amat-sangat-menarik-banget untuk disimak. Istri Tom Jackmann, Claire (diperankan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gina_Bellman">Gina Bellman</a>), yang di awal-awal terlihat seperti karakter asal tempel, di episode 4 mulai memainkan peran penting di dalam alur cerita. Ditambah lagi sosok Mr. Hyde yang semakin lama semakin menguasai Tom Jackmann.</p>
<p>Salah satu adegan yang tidak terlupakan adalah pada saat Mr. Hyde masuk ke dalam kandang singa untuk menyelamatkan anak Tom, melemparkan singa ke luar kandang hingga terjatuh di atas van milik organisasi rahasia, dan kemudian berdiri di atas batu sambil nyanyi-nyanyi (kalo gak salah lagunya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lion_king">Lion King</a>). Keren bo&#8217;.</p>
<p>Sayangnya, adegan &#8220;pertempuran final&#8221; sudah bisa ditebak hasilnya, jadinya gak terlalu seru untuk ditonton. Ada pula beberapa bagian yang terkesan konyol-tapi-nyata, yaitu&#8230; gak jadi ah.. ntar spoiler, hehehe. Namun kejutan di bagian akhir episode 6 cukup mengejutkan kok. Saya juga gak nyangka bahwa ibu Tom ternyata&#8230; *tittt*</p>
<p>Bagian mengecewakan lainnya adalah tokoh-tokoh dalam serial ini kok kesannya bego-bego yah. Misalnya saja (maaf yang ini spoiler), pada saat disebutkan bahwa Dr. Jekyll yang asli (kakek moyang Tom) tidak mempunyai keturunan (di episode 1), bukankah sudah bisa langsung ditebak bahwa Tom Jackmann adalah keturunan Mr. Hyde??? Eh ini kok sadarnya baru di episode 6. Bego banget.</p>
<p>Kesimpulan akhirnya, <strong>serial Jekyll cukup menarik untuk ditonton, <em>but don&#8217;t expect much</em></strong>. <em>However, I&#8217;m looking forward for the next season though, hope it&#8217;d be much better than the first one</em>.</p>
<h3>Trailer</h3>
<p><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/po33ggf23qU&#038;rel=1"></param><param name="wmode" value="transparent"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/po33ggf23qU&#038;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://resensiku.com/film/serial-tv/jekyll-season-one.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
